Cara Bikin Visa Dependent Student Australia

Jadi lebih dari seminggu kemarin mood nulis saya hilang. Gone. Lenyap. Puff..

Ditambah lagi ribet beresin urusan lalalili, mulai dari urus visa, tiket, hotel, asuransi, spt tahunan pribadi dan perusahaan, perpanjang sim dan lain-lain. Sekarang alhamdulillah udah beres semua. Termasuk perpanjang sim yang sempet deg-degan belum bisa diperpanjang karena masa berlaku masih 3 bulan lagi.

Sesuai janji saya waktu itu yaa, saya mau sharing proses saya apply visa.

Jadi  visa yang saya apply  itu istilahnya visa dependent student (untuk suami/istri student). Subclass nya 500, sama dengan subclass student. Tetapi work limitationnya tidak dibatasi, tidak seperti student yang dibatasi hanya 40 hours per fortnight. Fortnight itu dua minggu, yaitu 14 hari mulai dari Senin dan berakhir di hari Minggu depannya. Sayangnya juga untuk tarif transportation umum dll, dependent kena tarif normal, lebih mahal dari student hehe.

Sebagai dependent dari awardee Australia Awards Indonesia, visa saya diurusin dan dibayarin. Jadi jangan tanya berapa ya hehe. Cuma tetep ada beberapa hal yang saya dan suami harus urus sendiri. Basically, yang perlu dibutuhkan dalam aplikasi visa dependent adalah :

  1. Form visa yang saya pakai Form 157A, 956A dan 919. Kalau udah ada anak yang mau ikut ditambah dengan form 1229. Form-form ini bisa langsung di download di sini
  2. Foto ukuran 4×6 1 lembar berwarna
  3. Scan Asli Akte Nikah
  4. Copy visa student penerima beasiswa
  5. Copy passport dependent (halaman depan, belakang dan halaman lain yang ada isinya / signed)
  6. Scan Kartu Keluarga + Copy KTP Spouse (dependent)
  7. Bukti Asuransi Kesehatan untuk keluarga – Certificate OSHC
  8. Bukti Health Assesment Portal (HAP)
  9. Bukti surat penerimaan dari sekolah di Australia untuk anak apabila anak sudah usia sekolah (usia 5 tahun)
  10. Bukti keuangan apabila membawa anak lebih dari 2

Yak udah ada kan nih list nya. Trus mulai dari mana?

Nah kalau saya kemarin mulai dari no.8. dulu, yaitu bikin Health Assesment Portal. Kalau dari Australia Awards,saya dikasih panduannya untuk daftar medcheck. Sebelum dateng ke rumah sakit, saya buat yang namanya IMMIAccount . Setelah itu baru dapet HAP ID dan HAP letter. Nah si HAP letter itu deh yang kita bawa ke rumah sakit.

contoh HAP letter

Rumah Sakit mana aja?

Tentunya rumah sakit yang udah kerjasama dengan kedutaan. Kalau di Jakarta, ada dua RS yang bisa kita datangi, yaitu RS Premier Bintaro dan RS Premier Jatinegara. Kemarin saya di RS Premier Bintaro. Jangan lupa tetap telp ke RS sebelumnya ya untuk bikin appointment. Bilang juga kalau kita medcheck untuk keperluan visa Australia. Trus tinggal dateng deh bawa HAP Letter, paspor dan uang untuk bayar hehe. Karena untuk medcheck dependent nggak di cover beasiswa. Per Maret 2017 biayanya Rp.890.000.

Apa aja yang di cek di medcheck?

Lumayan basic sih. Cuma rontgen paru-paru, tes urine, tes mata, dan cek dokter. Pada saat cek dokter, jangan lupa konsultasi hasil apakah kita sehat semua. Katanya sih Australia sangat ketat untuk penyakit TBC, jadi kalau ada kecenderungan kesitu harus diobati dulu. Setelah saya dinyatakan sehat, baru pak suami bisa memenuhi list no.7 yang diatas.

OSHC itu apa?

OSHC itu Overseas Student Health Cover alias asuransi student selama disana. Untuk awardee/student tentunya dicover beasiswa. Tapi kalau dependent harus bayar sendiri. Dan ini wajib punya. Jadi pak suami waktu itu tinggal datang ke provider asuransi (yaitu Allianz) dan minta untuk upgrade jadi Dual Family. Dual Family itu mengcover 1 student dan 1 dependent. Kalau lebih dari 1 dependent (plus tambah anak), itu termasuk Multi Family. Per maret 2017 juga, biaya  upgrade ke Dual Family sekitar  A$ 3100 (untuk 20 bulan), sedangkan untuk Multi Family bisa sampai belasan ribu dollar :p

Setelah udah ada certificate OSHC?

Baru deh dilengkapi semua check list diatas.  Jangan lupa didownload form visa nya di sini yaa. Setelah semua form visa diisi dan dokumen lain lengkap, saya email ke Mas-mas Australian Award bagian urus mengurus visa.

Saya email kalo nggak salah tanggal 13 Februari dan visa jadi tanggal 28 Februari. Pembuatan visa sendiri biasanya sekitar 14 hari kerja.

Sedangkan untuk visa keluarga saya yang mau ikutan “nganter” sih, saya bikinnya pake bantuan travel aja.  Praktis. Biayanya kemarin Rp.1.818.000 per orang.

Berikutnya, saya posting tentang rencana itinerary saya di Sydney yaa 🙂

sign

 

Advertisements

2 thoughts on “Cara Bikin Visa Dependent Student Australia

  1. Nurii enak banget visanya dibayarin dan diurusin… beda yah sama beasiswa yang diterima simson.. hahahhaa.. ditunggu lho cerita2 kehidupan di aussie sama dimas.. 😀

    Like

    1. hehehe soalnya beasiswanya dari pemerintah sinii sih ciaa.
      Iya niih mau ngumpulin stok foto-foto dulu. blom jalan-jalan banget soalnya, masih musim ujian 😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s