Don’t (Sometimes, I) Judge A Book by Its Cover

Untitled-3

Jadi beberapa minggu lalu, saya baru main-main ke Brisbane City Library. Ternyata seru banget deh. Koleksi buku nya juga lumayan lengkap. Ketentuan untuk minjem buku nya juga seru banget. Sekali pinjam bisa sampai maksimal 20 buku, untuk jangka waktu sebulan kalau nggak salah. Langsung deh saya nge-list mau pinjem buku apa aja, dan sebelumnya liat review nya dulu di Goodreads. Anyone here a Goodreads user? Mine is https://www.goodreads.com/danuriaparamastri

It’s been a long long time since I updated my Goodreads profile again. Sebenernya sih saya lebih sering pake goodreads untuk cek review buku, dan untuk liat ada buku baru apa yang jadi favorit orang-orang.  Last time I checked their recommendation, there are several  books (some are newly published and some are not) I found interesting to read. Dalam hal cover buku dan preview isinya, oh well mostly sih karena cover nyaa.

Iya saya sering pilih buku based on covernya. Apalagi kalau penulisnya saya belum kenal atau belum pernah baca karya sebelumnya. Anywaay, ini list buku-buku yang baru aja masuk “want to read” list saya pribadi. Covernya gemes dan preview isinya juga menarik deh. Bisa langsung klik di cover image nya untuk cek detailnya di Goodreads ya

Jolie Kerr

My Boyfriend Barfed In My Handbag – And Other Things You Can’t Ask Martha By Jolie Kerr

11855663

The Perfectly Imperfect Home: How To Decorate And Live Well By Deborah Needleman & Virginia Johnson (Illustration)

6422680

 Lunch in Paris: A Love Story with Recipes by Elizabeth Bard

31434883

  Eleanor Oliphant is Completely Fine by Gail Honeyman

33280160

      What We Lose by Zinzi Clemmons

32969150

      Stay With Me by Ayobami Adebayo

32508637

See What I Have Done by Sarah Schmidt

32969710

What She Ate: Six Remarkable Women and The Food That Tells Their Stories by Laura Shapiro

13526165

 Where’d You Go Bernadette by Maria Semple

33503580

The Wangs vs The World by Jade Chang

 Jadii, ada yang kayak saya nggak, suka baca buku based on covernya dulu? 😀

sign

Advertisements

The Breathtaking Sunset View at Shorncliffe Pier, Brisbane

IMG_20170714_204418_314

Memenuhi komitmen saya di post sebelumnya , destinasi selanjutnya di winter break kemarin adalah Shorncliffe Pier.

Jadii Shorncliffe pier ini adalah dermaga kayu terbesar di Brisbane dan udah ada sejak tahun 1880an. Awalnya dibangun untuk menghubungkan Brisbane dan suburbs Sandgate. Setelah beberapa kali di renovasi, sekarang jadi salah satu dermaga wisata yang terpanjang di Australia.The picturesque old school timber pier.

2017-08-15 12.17.28 1

Shorncliffe pier ini lokasinya masih di area Brisbane, tepatnya di bagian northeast nya Brisbane. Dari Brisbane CBD, membutuhkan waktu sekitar 45 menitan by train, yaitu line Shorncliffe train. Turun di Sandgate Station dan jalan kaki sekitar 1 km untuk sampai ke pier nya.

Sebenernya bisa turun langsung di Shorncliffe Station instead di Sandgate station. Tapi somehow menurut google maps, jalan kakinya lebih jauh kalo dari Shorncliffe Station. Plus pointnya, kalau kita turun di Sandgate Station, kita akan ngerasain pemandangan suburbian Sandgate dulu.

Duh sandgate ini lingkunganya cantik banget. Saya sempet bilang sama suami dan beberapa teman, kalau memang harus stay for good di Brisbane, saya mau tinggal di Sandgate ajaaa. Rumahnya cantik-cantik, lingkungannya bersih dan teratur (walaupun lingkungan di Aussie memang mostly begitu), kota kecil kuno yang homey gitu lho. Saya nggak banyak foto lingkungannya karena keburu amazed hehe. Ini beberapa foto yang saya “quote” dari beberapa website. Kindly click the image to find out the source yaa.

Old-Sangate-Baptist-Church-Circa-1890-Flinders-Parade-Sandgate-Queensland_0
Source: mustdobrisbane.com
sandgate-town-hall_2
Source: mustdobrisbane.com


Semakin mendekat ke arah laut dan si Pier nya, kita akan ngelewatin yang namanya loverswalk. Lucu ya namanyaa. Loverswalk ini sebenernya sideway sepanjang laut aja. Loverswalk ini sering dipakai penduduk sekitar untuk jogging dan walking the dog. Dog lovers kayak saya seneng banget disini bisa cuci mata liat banyak guguk gemes. Daan bukan Aussie namanya kalau di open-space kayak gini nggak ada fasilitas untuk Barbie alias BBQ-an.

 

2017-08-15 12.17.27 1

2017-08-14 06.02.32 2

Jalan terus menelusuri Loverswalk, sampai deh di famous pier nya Shorncliffe. Di pinggir-pinggir dermaga banyak orang yang mancing disini. According to this blog, Shorncliffe is one of the best fishing spot in Queensland . No wonder banyak yang mancing, sampai disediakan  tempat untuk nyuci ikan nya segala dengan keran air yang terpisah dari tap water. Jadi kalau mau minum disini, jangan ketuker minum dari keran air untuk nyuci ikan yaa

2017-08-15 12.17.28 2

2017-08-15 12.17.26 2

Menjelang sunset makin ramai orang-orang yang emang sengaja mau menikmati sunset disini. Nggak salah deh kalau nonton sunset disini. View dari dermaga yang emang udah cantik di siang hari, langsung bertambah kali lipat pas sunset. Menjelang sunset, langitnya berubah jadi pinkish purple kayak gini lhooo. Cantik yaa.

2017-08-14 06.02.29 2

2017-08-15 12.17.25 2

IMG_20170714_170644_833

Processed with VSCO with s1 preset

Next time kesini sambil BBQ aah 🙂

sign

Saturday Morning in The Davies Park Market

As I’m living around campus, my neighborhood is mostly occupied by students, and weekend means shopping day for us the students family. It is very common to see us in the street with our shopping cart and shopping bags in the weekend. Here, cooking our own food is way cheaper than eating out. Therefore, most students here are cooking their own food and shop their own groceries.

Among all places to shop, I love this community market called Davies Park Market. Located in the Davies park, West End, this market is held every Saturday from 6 am to 2 pm. Quoted from their official website here, Davies Park Market is “A weekly community event featuring music with fresh produce and healthy fast food, fashion, and gifts under a canopy of glorious giant fig trees. Davies Park Market West End has a wide array of products and produce that you won’t find anywhere else in Brisbane”

Processed with VSCO with hb2 preset

You barely can find anything here, from the organic produce, flowers, handmade accessories, to the brow threading stall. I love local fresh products with the competitive price. Also, there are some stalls which sell Asian vegetables and fruits.

Processed with VSCO with c1 preset

Processed with VSCO with hb1 presetProcessed with VSCO with s3 preset

Bukan cuma buat belanja groceries, disini juga bisa nongkrong. Disini ada beberapa kedai kopi (yang setiap pagi, antriannya selalu nggak santai), bakery dan beragam jenis makanan & snacks.  Ada juga musisi lokal yang suka ditontonin disini.

Processed with VSCO with  preset

Overall, I love the ambiance of shopping here. Kadang-kadang terasa hectic karena ramai dan pilihan barangnya banyak. But it is a good crowded though. The sellers seem passionate with what they produced and sells, and buyers like me seem exciting in choosing each product to bought. Setiap kesana sebenarnya saya pingin banyak foto-foto tapi yang udah-udah sih ke distract belanja ini itu.

Kalau di Indonesia, konsep farmers market ini sepertinya belum terlalu familiar ya. Walaupun sebenernya ada juga beberapa event yang konsepnya serupa, tapi seringkali variasi produknya terbatas dan segmented sekali. Plus lokasinya masih di mall. Padahal kalo menurut saya, di ruang terbuka hijau gitu yang bikin tambah seru.

Terinspirasi dari Davies Park Market ini, saya jadi pingin buat event serupa nanti di Jakarta/Tangsel. Ada yang mau ikut bantuin, mungkin? 🙂

sign

Goldcoast Trip : Sea World & Movie World (Warner Bros)

Happy Friday!

Processed with VSCO with s3 preset

The Gold Coast is home to many theme parks and beautiful beaches.

Mid-term break kemarin, kami ber-11 main ke Gold Coast untuk dua hari 1 malam. Sebenernya waktu baru sampai Brisbane sempet niat main ke Gold Coast sama keluarga, tapi karena cyclone Debbie itu, boro-boro mau ke Gold Coast ya kaan.

Gold Coast punya buanyak themeparks, mulai dari Dreamworld, Warner Bros Movie World, Sea World, Wet and Wild Water World, Whitewater World. Tentunya nggak mungkin didatengin semuanya dalam waktu dalam dua hari. Jadi trip kali ini dua themepark dulu aja : Sea world dan Movie world.

Buat yang mau main ke Goldcoast, mudah-mudahan detail trip ini bisa membantu yaa

How to go to the Gold Coast from Brisbane

Dari Brisbane, kami naik Gold Coast Train, tepatnya dari Roma Street Station Platform 4, dan turun di Nerang Station.

Sebenernya kalau mau langsung ke Movie World, lebih enak turun di Helensvale Station (tepat sebelum Nerang Station). Tapi karena mau check in dan titip tas dulu, jadi kami langsung menuju hostel yang lokasinya di surfers paradise.

Nah dari Nerang Station ke Surfers Paradise bisa lanjut bus 740, dan turun  di last stop yaitu Surfers Paradise, Cypress Ave. Bisa cek detailnya langsung di web Translink

Transportasi di Gold Coast juga pakai Translink, sama dengan yang di Brisbane. Jadi Go Card disini juga bisa kepake kok 🙂

Accomodation

Selama di Gold Coast, kami stay di Surfers Paradise, alasannya karena mendekati pantai dan pusat keramaian. Mau cari yang juga dekat themepark ternyata nggak memungkinkan. Karena most themeparks lokasinya jauh dari pantai. Cuma sea world yang lumayan dekat dari Surfers Paradise.  Tapi banyak akses transportasi untuk themepark itu kok dari Surfers Paradise. Ada bus TX1 , TX2 dan TX3 menuju themeparks seperti Movie World, Wet and Wild, Dream World. Untuk detail schedule dan rute nya bisa klik disini

Since we traveled with students budget, we chose hostel Bunk Surfers Paradise . We chose 1 unit of 6 bunk beds + 1 double bed and 1 unit of 2 bunk beds + 1 double bed. This is my first hostel experience, and I do not regret it at all. As a hostel, Bunk Surfers is pretty clean and comfortable. They also provide high-speed wi-fi, big communal kitchen plus free breakfast (self-service).  Another important thing is for such price, they have the best location. It is a walking distance to the surfer paradise beach, many shopping places (Woolworths & Coles), restaurants and the bus stop to the theme parks.

Untuk yang budgetnya lebih atau nggak mau hostel, sebenarnya banyak hotel apartmen di sekitar situ. Beberapa rekomendasi saya, Crown Renaissence Apartment / Mantra Towers of Chevron atau Vibe Hotel yang sedikit lebih murah. Keduanya berada di depan bus stop akses ke beberapa theme parks.

Processed with VSCO with hb1 preset
Nerang River ; Persis di depan bus stop menuju theme park

The Theme Parks 

 

Karena kita pasti akan balik lagi kesini, jadi kita prefer beli tiket VIP Magic Pass yang berlaku untuk 4 themepark (Warner Bros Movie World, Sea World, Wet and Wild, Paradise Country) dan berlaku sampai setahun. Happy nggak siih 🙂 🙂

Kita beli disini seharga AU$99,99. Ini rasanya best deal banget dibandingkan dengan beli online untuk masing-masing themepark. Karena kalau beli online, 1 themepark aja udah sekitar $80 sendiri dan cuma sekali masuk itu aja.

Eh ternyataaa pas sampe disana, ternyata banyak yang jual tiket themepark jauh lebih murah, rata-rata nawarinnya $30-$40. Rata-rata di kios-kios kecil pinggir jalan gitu. Tapi waktu itu saya nggak sempet nanya sih itu requirementnya gimana bisa se murah itu hehe.

Sea World

Kalau disini expect nya liat ikan-ikan di aquarium besar kaya di Ancol atau Sea Life nya Sydney, TETOOOOTT. Nggak ada deh yang kaya gitu disini. Ini lebih ke themepark yang temanya ocean. Jadi selain hewan laut, ada juga thrilling rides dan entertainment show nya.

Buat bocil, ada Nickelodeon disini. Spongebob dan teman-temannya plus Dora The Explorer and the geng ada disinii..

Click here for detail information about the animal, rides and entertainment in Sea World

Processed with VSCO with hb1 preset

Processed with VSCO with a5 preset
Jet Stunt Extreme

 

Processed with VSCO with a5 preset
Nickelodeon Land
Processed with VSCO with  preset
Dolphin Beach

Processed with VSCO with a5 preset
Dolphin Presentation

 

Movie World – Warner Bros

Nah kalau dibandingkan dengan Sea World, di Movie World ini nih lebih banyak rides nya. Mulai dari yang cemen buat bocil sampe yang bikin jantungan. Walaupun sepertinya, Dream World lebih banyak lagi thrilling rides nya. Jadi movie world ini in between lah. Yang cupu kayak saya masih sangat bisa menikmati kok 🙂

Tokoh-tokohnya warner bros itu ada Looney Tunes gang, Scooby Doo, Super Heroes nya DC seperti Batman, Superman dan Green Lantern. Click here for more information please

 Processed with VSCO with  preset

Processed with VSCO with nc preset

Surfers Paradise Beach

Beaachhhh… Sayangnya nggak puas banget nih mantai nya. Karena hari pertama keasikan di Sea World sampe sore banget, berenang di pantai malem nggak mungkin juga. Besok pagi nya juga Cuma sebentaran aja mantai nya. Dingiin bokk anginnya. Masih April padahal tapi udah dingin aja heu.

Processed with VSCO with a5 preset

Processed with VSCO with a5 preset

Processed with VSCO with c1 preset

By the way, di pantai ini setiap Rabu, Jum’at dan Minggu malam ada beachfront markets . Jadi di sepanjang pantai Surfers Paradise ada bazaar gitu. Yang dijual mulai dari pernak pernik handmade, baju-baju, shows sampai tiket themepark murah juga ada disini.

Waktu itu kita pas Rabu malam kesana. Walaupun bukan weekend, tetep aja rame lho. Dan karena lokasinya juga depan shopping centre persis jadi rame banget sampai malam juga.

Overall, Gold Coast tu emang hawa-hawa nya liburan banget deh. Somehow reminds me of Bali, walaupun ambience nya agak beda siih.

Yuk main ke Gold Coast yuukk..

sign

A whole year packing list to Queensland

aussies-packing-list
Created using Polyvore

February means two more months before my Queensland journey. It is now time to write down the packing list. Instead of just writing, I made it more interesting with Polyvore. Inspired by many “packing list” posts in Pinterest.

Yes judulnya a whole year tapi bajunya cuma seiprit yaa 😀 Ini sebenernya untuk menghemat space aja (plus males bikin banyak-banyak). Lagipula sebenarnya jenis pakaian saya ya itu-itu aja kok jenisnya. Paling nanti jumlah per item aja yang disesuaikan.

First thing before start to pack : Know your destination, terutama cuacanya. Luckily (or not?), Queensland nggak bersalju. Jadi saya nggak perlu bawa perlengkapan winter banget. Tapii, dia tetep dingin pas winter. Terutama angin. Jadi di packing list saya, tetap ada coat, scarf dan beanie untuk menghangatkan telinga.

Kurang lebih, ini list packing saya. Basic items yang bisa di mix and match (ps: source untuk masing-masing item bisa di klik langsung ya)

Row 1 : Basic color camisoles/tank top, Basic color t-shirt, Light blouse,Pullover/Sweater

Row 2 : Denim shirt, Casual Dress, Cardigan/Outer, Blazer/Bomber Jacket

Row 3 : Light Coat, Boyfriend Jeans, Dark Color JeansSkinny black jeans

Row 4 : Swimsuit, Straw hat,Beanie, Scarf, Sunglasses

Row 5 : Medium tote bag, Sling bag, Sandals, Proper Flat, Sneakers

Selain items diatas, ada lagi beberapa perintilan yang akan saya bawa, yaitu :

  • Travel Adaptor
  • Lampu baca lipat ; nemu ini di Ikea. best buy banget! karena dia ringan dan gampang copot pasang nya
  • Linen/Bedsheet ; at least bawa 1, sedangkan untuk ganti-ganti bisa dibeli disana
  • Setrika ; ini titipan paksu, katanya disana mahal jadi bawa aja 😀
  • Basic sewing supplies
  • Beberapa lembar pasfoto dan copy dokumen-dokumen penting , seperti Kartu Keluarga, Akte Nikah, Akte Lahir ; berhubung paspor saya akan habis masa berlakunya pas disana. Jadi saya harus perpanjang disana. *nanti saya share ya gimana cara perpanjang paspor disana

By the way, sebenernya saya niatnya mau share tentang urus visa dependent dulu. Tapi berhubung saya juga masih in progress tanya sana-sini. Jadi nanti kalau sudah issued visa nya, saya share lagi ya 🙂

sign